Alquran dan Konservasi Lingkungan: Telaah Ayat-Ayat Ekologis

Dede Rodin

Abstract


Abstracts: The environmental conservation discourse has become a central issue in the threat of global environmental crisis due to the consideration that it is the biggest problem of this century that effect the inhabitants of today’s world and future generations. Experts have discovered that the environmental crisis has caused a variety of disasters, climate change, global warming, shrinking quality of life and the threat of future earth destruction. Therefore, the people  must find the appropriate solutions to overcome this crisis. This article proposed the concept of environmental conservation through the study of ecological verses in the Quran using thematic and semantic approaches. Formulating environmental conservation from the perspective of the Quran becomes essential because Quran is believed by Muslims as a source underlying beliefs, attitudes and behavior as well as ecological research based on the interpretation of religious texts is necessary to provides a theological basis for environmental conservation.

الملخص: أصبح خطاب الحفاظ على البيئة وإصلاحها قضية فعلية في خضم تهديد الأزمة البيئية العالمية. ولأن أزمة البيئة قد اعترفت بأنها أكبر مشكلة  في هذا القرن تؤثر على سكان عالم اليوم والأجيال المقبلة. وقد رسم الخبراء أن الأزمة البيئية سببت مجموعة متنوعة من الكوارث وتغير المناخ والاحترار العالمي، وتقلص نوعية الحياة والتهديد من تدمير الأرض في المستقبل. ولذلك، فإن الناس فى العالم لا يزال يسعى إلى إيجاد حلول لسرعة تسارع الأزمة. يقدم هذا البحث مفهوم الحفاظ على البيئة من خلال دراسة موضوعية لآيات البيئة في القرآن الكريم. إن صياغة الحفاظ على البيئة من منظور القرآن أمر مهم، لأنه بالإضافة إلى أن القرآن مصدر للمعتقدات الأساسية والمواقف والسلوكيات للمسلمين، فضلا عن البحوث البيئية القائمة على تفسير النصوص الدينية ضرورية لتوفير التأصيل الشرعي لحفظ البيئة

Abstrak: Diskursus konservasi lingkungan telah menjadi isu aktual di tengah ancaman krisis lingkungan global. Karena krisis lingkungan dianggap sebagai masalah terbesar abad ini yang berdampak pada penghuni dunia sekarang dan generasi masa depan. Para ahli telah memetakan bahwa krisis lingkungan telah menyebabkan berbagai bencana, perubahan iklim, pemanasan global, menurunkan  kualitas hidup dan ancaman kehancuran bumi di masa depan. Karena itu, manusia di seluruh dunia terus mencari solusi bersama untuk mengatasi krisis ini. Artikel ini menawarkan konsep konservasi lingkungan melalui studi tentang ayat-ayat ekologis di dalam Alquran dengan menggunakan pendekatan tematik dan semantik. Dengan menelusuri berbagai term yang digunakan Alquran kemudian dirumuskan prinsip-prinsip Alquran tentang lingkungan. Merumuskan konservasi lingkungan dari sudut pandang Alquran menjadi penting, karena selain Alquran diyakini oleh umat Islam sebagai sumber yang mendasari kepercayaan, sikap dan perilaku. Penelitian ekologi berdasarkan interpretasi teks agama diperlukan untuk memberikan dasar teologis untuk konservasi lingkungan.


Keywords


konservasi lingkungan; krisis lingkungan; ayat-ayat ekologi; prinsip-prinsip ekologi

Full Text:

PDF

References


Abdillah, Junaidi. “Dekonstruksi Ayat-ayat Antroposentrisme”, Jurnal Kalam: Jurnal Studi Agama dan Pemikiran Islam. Volume 8, Nomor 1, Juni 2014.

Abdillah, Mujiyono. Agama Ramah Lingkungan Perspektif al-Qur’an. Jakarta: Paramadina, 2001.

Abdullah, Mudhofir. Al-Qur’an dan Konservasi Lingkungan: Argumen Konservasi Lingkungan sebagai Tujuan tertinggi Syariah. Jakarta: Dian Rakyat, 2010.

-------. “Konservasi Lingkungan Dalam Perspektif Ushūl Al-Fiqh”, Millah (Edisi Khusus Desember 2010.

-------. “Argumentasi Konservasi Lingkungan dalam Perspektif Ekoteologi,” Jurnal Theologia. Volume 22, No. 1, Januari 2011.

Abu-Sway, Mustafa. “Towards an Islamic Jurisprudence of the Environment (Fiqh al-Bī’ah fi al Islam)”, https://www.missionislam.com/science/enviroment.html, diakses 15 Juni 2017.

Alikodra, Hadi S. Konservasi Sumberdaya Alam dan Lingkungan. Bogor: Penerbit Fakultas Kehutanan IPB, 2009.

Aziz, Abd. “Konservasi Alam Dalam Perspektif Etika Islam; Tantangan dan Tuntutan Globalisasi”, AKADEMIKA. Vol. 19, No. 02, Juli-Desember 2014.

al-Aṣfahānī, al-Rāghib. al-Mufradāt fī Gharīb al-Qur’ān. Beirut: Dar al-Fikr, t.th.

al-Faruqi, Ismail Raji. Tawhid: Its Implication for Thought and Life. Wyncote Press: Pensylvania, 1982.

Al Gore. Earth in the Balance: Ecology and the Human Spirit (Rodale Books, 1992).

al-Qaraḍāwī, Yūsuf. Ri‘āyat al-Bī’ah fī Sharī‘at al-Islām. Kairo: Dār al-Shurūq, 2000.

al-Rāzī, Fakhruddīn. Mafātiḥ al-Ghaib. al-Maktabah al-Shāmilah versi 3.47, jilid 12.

al-Rāzī, Zainuddīn. Mukhtār al-Shiḥāh. Beirut: t. tp., 1952.

al-Shātibī, Abū Ishāq. al-Muwāfaqāt fī Uṣūl al-Syarī’ah. Beirut: Dār al-Ma‘rifah, t.th., jilid 3.

al-Zamakhsharī, Abū al-Qāsim Maḥmūd bin ‘Amr bin Aḥmad .Tafsīr al-Kasysyāf. al-Maktabah al-Shāmilah, versi 3.47, jilid 5.

Capra, Fritjof. The Turning Point: Science, Society, and the Rising Culture. tnp.; ttp. t.t.

Chapman, Audrey R. Peterson, et. al. (eds). Consumption, Population and Sustainability: Perspectives from Science and Religion. Washington DC: Island Press, 2000.

Evelyn, Mary dan Grim, John A. Agama Filsafat dan Lingkungan Hidup. Yogyakarta: Kanisius, 2003.

Ghulsyani, Mehdi. Filsafat Sains Menurut Al-Qur’an. Jakarta: Mizan, t.th.

Hanafi, Hasan. Islam Wahyu Sekuler: Gagasan Kritis Hasan Hanafi, terj. M. Zaki Husein. Jakarta: Instad, 2001.

Hofmann, Murad. Islam: The Alternative. Maryland: Amana Publication, 1993.

http://www.greeners.co/berita/hasil-riset-walhi-perlu-terobosan-sistematis-hadapi-isu-lingkungan/, diakses 7 Juni 2017.

http://lifestyle.kompas.com/read/2010/03/02/05053081/riset.ekologi.minim, diakses 6 Juni 2017.

Ibn ‘Ashūr, al-Taḥrīr wa al-Tanwīr. al-Maktabah al-Shāmilah versi 3.47, jilid 11.

Ka’ban, MS. “Pengelolaan Lingkungan Hidup dalam Perspektif Islam”, Jurnal Millah, Vol. VI. No. 2. Yogyakarta: MSI PPS UII, 2007.

Kathīr, Abu al-Fidā’ Ismā‘īl bin ‘Umar bin. Tafsīr al-Qur’ān al-Aẓīm. al-Maktabah al-Shāmilah, t.tt., jilid 6.

Lajnah Pentashihan Mushaf Al-Qur’an, Tafsir Al-Qur’an Tematik. Jakarta: Kementerian Agama, 2014.

Madjid, Nurcholis. Islam: Kemodernan dan Keindonesiaan. Bandung: Mizan, 1998.

Maftukhin, “Teologi Lingkungan Perspektif Seyyed Hossein Nasr”, dalam Dinamika Penelitian. Vol. 16, No. 2, November 2016.

Mangunjaya, Fachruddin M., dkk. Menanam Sebelum Kiamat: Islam, Ekologi dan Gerakan Lingkungan Hidup. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 2007.

Manẓūr, Ibnu. Lisān al-‘Arab. Kairo: Dār al-Hadīth, 1979.

Matin, Ibrahim Abdul. Greendeen; Inspirasi Islam dalam Menjaga dan Mengelola Alam. Jakarta: Zaman, 2012.

McCormick, John. Reclaiming Paradise: The Global Environmental Movement (Bloomington: Indiana University Press, 1991.

Mesarović, Mihajlo D and Pestel, Eduard. Mankind at the Turning Point: The Second Report to the Club of Rome. London: Hutchinson, 1974.

Nafisah, Mamluatun. “Al-Qur’an dan Konservasi Lingkungan (Suatu Pendekatan Maqāṣid al-Syarī‘ah)”, Tesis. Jakarta: Program Magister Fakultas Ushuluddin Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah, 2017.

Nahdi, Meizer Said. “Kerusakan Lingkungan Kaum Saba’: Studi Analisis Kaum Saba’ dalam al-Qur’an”, Jurnal Ilmu Pendidikan Islam. Vol. 2, No. 1, Juli 2001.

Nasr, Seyyed Hossein. Religion and the Order of Natur. New York: Oxford University Press, 1996.

-------. “Islam, the Contemporary Islamic World and the Environmental Crisis”, dalam Richard C Foltz, Islam and Ecology: A Bestowed Trust. USA: Harvard University Press, 2003.

-------. The Encounter of Man and Nature: The Spiritual Crisis of Modern Man. London: George Allen & Unwim, 1968.

-------. Ideals and Realities of Islam. London: Unwin Paperbacks, 1979.

Ӧzdemir, Ibrahim. “Toward an Understanding of Enviromental Ethics from a Qur’anic Perspective”, dalam Islam and Ecology: A Bestowed Trust, Edited by Richard C. Foltz, dkk. Amerika: Harvard University Press, 2003.

Program CD al-Qur’an, Holy Quran, versi 6.50, terbitan Sakhr, 1997.

Rachman, Budhy Munawar, (ed). Kotekstualisasi Doktrin Islam Dalam Sejarah. Jakarta: Penerbit Paramadina, 1995.

Rahman, Fazlur. Major Themes of the Qur’an. Chicago: Bibliotheca Islamica,1980.

Shihab, M. Quraish. Membumikan Al-Qur’an. Bandung: Mizan, 1992.

Shomali, Mohammad. “Aspects of Environmental Ethics: An Islamic Perspective.” https://www.al-islam.org/articles/aspects-e),environmental-ethics-islamic-perspective-mohammad-ali-shomali, diakses 25 Mei 2017.

Thalhah, M dan Mufid, Achmad. Fiqh Ekologi: Menjaga Bumi Memahami Makna Kitab Suci. Yogyakarta: Total Media, 2008.

Umar, Nasaruddin. Islam Fungsional. Jakarta: Rahmat Semesta Center, 2010.

Yafie, Ali. Merintis Fiqh Lingkungan. Jakarta: Ufuk Press, 2006.

Zuhdi, Achmad Cholil. “Krisis Lingkungan Hidup Dalam Perspektif Al-Qur’an” Mutawātir: Jurnal Keilmuan Tafsir Hadis. Volume 2, Nomor 2, Desember 2012.

Zuhdi, Muhammad Harfin. “Rekonstruksi Fiqh al-Bīah Berbasis Maslahah”, Jurnal Istinbath: Jurnal Hukum Islam, Vol. 14, No. 1, Juni 2015.

------, “Fiqh al-Bī’ah: Tawaran Hukum Islam Dalam Mengatasi Krisis Ekologi”, Al-‘Adalah. Vol. XII, No. 4, Desember 2015.




DOI: https://doi.org/10.21154/altahrir.v17i2.1035

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Al-Tahrir indexed by:

                     
______________________________________________________

AL-TAHRIR: JURNAL PEMIKIRAN ISLAM
Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Ponorogo
Jl. Pramuka No. 156 Ronowijayan Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia

Map Coordinate: Lat-7 ° 51'46 " Long 111 ° 29'32"

View My Stats