Peran Pustakawan Perguruan Tinggi dalam Pencegahan Cyber Plagiarism dalam Konteks Masyarakat Virtual

Nurrohmah Hidayah

Abstract


Di era digital seperti saat ini, masalah cyber plagiarism di dunia virtual terus berlanjut dengan memanfaatkan cyber space sebagai cara mencari sebuah ide, gagasan untuk ditulis secara instan. Oleh karena itu upaya-upaya pencegahan melalui media virtual sendiri perlu digencarkan salah satunya melalui perannya pustakawan di dunia virtual. Dalam hal ini pustakawan dapat melakukan beberapa upaya seperti : 1) pelatihan literasi informasi bagi masyarakat virtual dalam dunia nyata maupun maya, 2) Mengenalkan aplikasi pendeteksi plagiarism 3) memanfaatkan media sosial seperti facebook, twitter, instagram maupun blog atau media cyber space lainnya  untuk menyuarakan tips dan trik mempublikasikan karya 4) Membuka diskusi dalam komunitas virtual

Selain itu, agar pengguna internet mampu memanfaatkan layanan informasi yang disediakan diperlukan juga kemampuan literasi Informasi. Literasi informasi ini digunakan dalam memilih, menelusur, menggunakan dan mengevaluasi informasi yang didapatkan dengan bijak dan beretika. Diatara langkah literasi informasi yang bisa digunakan oleh pengguna meliputi; (1) identifikasi, (2) eksplorasi, (3) memilih (4) mengorganisasi, (5) menciptakan, (6) menyajikan, (7) penilaian, dan (8) penerapan.

 

Kata kunci: cyber plagiarism, cyber crime, literasi informasi, pustakawan


Keywords


cyber plagiarism, cyber crime, literasi informasi, pustakawan

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21154/pustakaloka.v10i1.1307

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2018 Pustakaloka

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.

This Journal Indexed by: