Zakat dan Kebudayaan Menenun Di Sambas, Kalimantan Barat

Rahmah Yulisa Kalbarini, Tika Widiastuti

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi pentingnya pemberdayaan zakat bagi kesejahteraan mustahik dan masyarakat Sambas. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode studi kasus dengan cara observasi dan wawancara kepada informan. Hasil penelitian didapat bahwa tenun telah ada di Kabupaten Sambas sejak tahun 1675 M. Kesejahteraan para penenun kain Sambas diukur dari peningkatan pendapatan dan kemandirian dalam memproduksi dan memasarkan kain tenun sambas. Dompet Ummat adalah Lembaga Amil Zakat berbasis di Pontianak yang memiliki dua program utama yaitu pemberian bantuan dan pemberdayaan kepada mustahik. Salah satu cara yang dilakukan oleh Dompet Ummat untuk melestarikan kain tenun sambas adalah dengan melakukan pemberdayaan kepada penenun kain sambas menggunakan dana zakat yang telah terkumpul.


Keywords


zakat, kebudayaan, penenun, Sambas

Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.21154/justicia.v13i2.587

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Rahmah Yulisa Kalbarini, Tika Widiastuti

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

Diindeks oleh

http://onesearch.id/themes/ischolarly/images/logo-onesearch-icon.pnghttps://www.base-search.net/about/download/logo_224x57_white.gifhttp://journal.uinsgd.ac.id/public/site/images/dzarin/RB1.png

 


 

View My Stats

JUSTICIA ISLAMICA: JURNAL KAJIAN HUKUM DAN SOSIAL
Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Ponorogo
Jl. Pramuka No. 156 Ronowijayan Ponorogo, Jawa Timur, Indonesia

Map Coordinate: 7°51'46.9"S 111°29'31.2"E